Data Katalog
Jumlah Pengunjung:117
Jenis Bahan Pustaka:Monograf
Nomor Panggil:959.802 DAR g
Pengarang:Daradjadi
Judul:Geger Pacinan : persekutuan Tionghoa-Jawa melawan VOC 1740-1743
Penerbitan:Kompas Media Nusantara
Deskripsi Fisik:xliv + 202 hal.; 21 cm.
Subjek: Sejarah Kolonial
Catatan:Laskar Tionghoa dipimpin Kapitan Sepanjang dari Batavia dan Tan Sin Ko alias Singseh dari Jawa bagian tengah. Pasukan Jawa dipimpin Sunan Amangkurat V alias Raden Mas Garendi dan Raden Mas Said alias Pangeran Sambernyowo yang kelak menjadi Mangkunegara I. Perang yang dimulai di daerah Gandaria di pinggiran Batavia kemudian membakar hampir seluruh wilayah pantai utara dan pedalaman Jawa, hingga ke Pasuruan di ujung timur Jawa. Inilah perang di Jawa zaman VOC yang terbesar yang mempunyai cakupan wilayah terluas. Sebuah epos yang dilatarbelakangi hubungan sosial yang cair antara golongan Tionghoa dan Jawa, atmosfer keakraban yang perlu dilestarikan dalam usaha penciptaan ke-Indonesia-an yang multikultural. Dalam bukunya ini Daradjadi menyegarkan kembali ingatan kita pada Geger Pacinan, potongan mozaik sejarah Nusantara yang selama ini terlupakan.
ISBN / ISNM / ISSN: 978-979-709-687-8
DDC:959.802
JUMLAH EKSEMPLAR:1
Cover:

TAGIND 1IND 2VALUE
24510$a Geger Pacinan : persekutuan Tionghoa-Jawa melawan VOC 1740-1743
100##$a Daradjadi
260##$a Jakarta $b Kompas Media Nusantara $c 2013
300##$a xliv + 202 hal.; 21 cm.
500##$a Laskar Tionghoa dipimpin Kapitan Sepanjang dari Batavia dan Tan Sin Ko alias Singseh dari Jawa bagian tengah. Pasukan Jawa dipimpin Sunan Amangkurat V alias Raden Mas Garendi dan Raden Mas Said alias Pangeran Sambernyowo yang kelak menjadi Mangkunegara I. Perang yang dimulai di daerah Gandaria di pinggiran Batavia kemudian membakar hampir seluruh wilayah pantai utara dan pedalaman Jawa, hingga ke Pasuruan di ujung timur Jawa. Inilah perang di Jawa zaman VOC yang terbesar yang mempunyai cakupan wilayah terluas. Sebuah epos yang dilatarbelakangi hubungan sosial yang cair antara golongan Tionghoa dan Jawa, atmosfer keakraban yang perlu dilestarikan dalam usaha penciptaan ke-Indonesia-an yang multikultural. Dalam bukunya ini Daradjadi menyegarkan kembali ingatan kita pada Geger Pacinan, potongan mozaik sejarah Nusantara yang selama ini terlupakan.
020##$a 978-979-709-687-8
084##$a 959.802
650##$a Sejarah Kolonial
090##$a 959.802 DAR g

Data Koleksi
Menampilkan 1-1 dari 1 hasil
No. IndukAksesKetersediaanLokasiNomor Barcode
1978/LHN/2016Dapat dipinjamTersediaRuang Baca Umum00000008030