Data Katalog
Jumlah Pengunjung:380
Jenis Bahan Pustaka:Monograf
Jenis Koleksi:Koleksi Biasa
Nomor Panggil:890 Kar h
Pengarang:R.A. Kartini
Judul:Habis gelap terbitlah terang; door duisternis tot licht; kumpulan surat R.A. Kartini yang menginspirasi wanita-wanita di Indonesia sepanjang masa
Penerbitan:Penerbit Narasi
Deskripsi Fisik:512 hlm; 15x23 cm
Catatan:Buku ini merupakan kumpulan surat antara Raden Ajeng Kartini kepada para sahabatnya di Belanda. Setelah wafatnya R.A.Kartini, surat-surat tersebut dikumpulkan dan dibukukan oleh Mr. J. H. Abendanon. Kemudian menjadi bukti besarnya keinginan Kartini untuk melepaskan wanita-wanita dari diskriminasi yang sudah membudaya. Kartini ingin, sebagai seorang wanita, ia dan kaumnya juga sama diperlakukan seperti saudara atau teman-temannya yang pria. Kenapa seorang perempuan harus dihalang-halangi untuk mendapatkan pendidikan yang tinggi sedangkan laki-laki tidak. Kartini ingin sekolah ke Belanda, akan tetapi terhalang, lantas membuat Kartini mengkritik dengan berkorespondensi dengan orang-orang Belanda. Buku ini mengispirasi kemajuan wanita-wanita Indonesia sepanjang masa, dari generasi ke generasi yang ternyata isinya sangat relevan sepanjang masa.
ISBN / ISNM / ISSN: 978-979-168-267-1
DDC:890
Bahasa:Indonesia
JUMLAH EKSEMPLAR:1
Cover:

TAGIND 1IND 2VALUE
24510$a Habis gelap terbitlah terang; door duisternis tot licht; kumpulan surat R.A. Kartini yang menginspirasi wanita-wanita di Indonesia sepanjang masa
100##$a R.A. Kartini
260##$a Yogyakarta $b Penerbit Narasi $c 2011
300##$a 512 hlm; 15x23 cm
500##$a Buku ini merupakan kumpulan surat antara Raden Ajeng Kartini kepada para sahabatnya di Belanda. Setelah wafatnya R.A.Kartini, surat-surat tersebut dikumpulkan dan dibukukan oleh Mr. J. H. Abendanon. Kemudian menjadi bukti besarnya keinginan Kartini untuk melepaskan wanita-wanita dari diskriminasi yang sudah membudaya. Kartini ingin, sebagai seorang wanita, ia dan kaumnya juga sama diperlakukan seperti saudara atau teman-temannya yang pria. Kenapa seorang perempuan harus dihalang-halangi untuk mendapatkan pendidikan yang tinggi sedangkan laki-laki tidak. Kartini ingin sekolah ke Belanda, akan tetapi terhalang, lantas membuat Kartini mengkritik dengan berkorespondensi dengan orang-orang Belanda. Buku ini mengispirasi kemajuan wanita-wanita Indonesia sepanjang masa, dari generasi ke generasi yang ternyata isinya sangat relevan sepanjang masa.
020##$a 978-979-168-267-1
084##$a 890
090##$a 890 Kar h
850##$a Lemhannas RI

Data Koleksi
Menampilkan 1-1 dari 1 hasil
No. IndukAksesKetersediaanLokasiNomor Barcode
1365/LHN/2021Dapat dipinjamTersediaRuang Baca Umum00000013085