Page 5 - Perpustakaan Lemhannas RI
P. 5

85

6 ) Pemerintah meialui Kementerian Pertahanan, Mabes T N I
dan kementerian terkait berkoordinasi menyusun *Blue P rin t
atau tfm aster plan" rencana pembangunan dan moderenisasi
kekuatan T N I yang melibatkan Industri Pertahanan yang
mendukung dan bekerja sama dalam memperkuat Alutsista T N I,
serta mensosialisasikan “Blue P rin t atau umaster plan* tersebut
kepada industri-industri terkait serta berkomitmen untuk
konsisten terhadap perencanaan jangka panjang tersebut, agar
peran serta masing-masing bagian dapat saling bekerja sama
secara berkesinambungan untuk pencapaian pembangunan dan
modemisasi secara efektif. Master Plan tersebut juga harus
memuat lokasi industri pertahanan berikut industri turunannya
sebagai pendukungnya, sehingga mempermudah proses
produksi/pembangunan atau pemeliharaan alutsista yang akan
dilaksanakan.

7 ) D P R , Kementerian Perindustrian, Kementerian B U M N dan
T N I berkomitmen bersama untuk mewujudkan Industri
Pertahanan Indonesia tidak hanya sebagai lead integrator tetapi
juga sebagai “mother o f industry1di mana seluruh industri akan
bermuara pada Industri Pertahanan Indonesia sehingga
menjadikan Industri Pertahanan Indonesia sebagai perusahaan
yang memiliki daya saing yang tinggi dengan adanya dukungan
dari industri-industri lain. Industri Pertahanan Indonesia akan
menjadi perusahaan yang melindungi perusahaan-perusahaan
yang lebih kecil karena adanya jaminan penggunaan bahan
baku, bahan setengah jadi dan bahan jadi yang digunakan oleh
industri pertahanan dalam negeri dari perusahaan-perusahaan
tersebut

8 ) Pemerintah dan D PR mengevaluasi semua peraturan
 perundang-undangan mengenai industri pertahanan dalam
   1   2   3   4   5   6   7   8   9   10