Page 10 - Perpustakaan Lemhannas RI
P. 10
52
g. Aspek Sosial Budaya.
Perkembangan dan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi
terutama pada teknologi informasi dan komunikasi memberi dampak
pada tatanan kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat.
Disatu sisi dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat luas tapi
disisi lain dapat mempengaruhi lunturnya semangat kebangsaan, rasa
cinta tanah air, kesadaran bela negara dan kesadaran mendahulukan
kepentingan umum dari pada kepentingan pribadi atau golongan, dan
yang paling mengkhawatirkan adalah lunturnya akar budaya bangsa
yang menjunjung etika dan moralitas yang sesuai nilai-nilai Pancasila.
Hal ini ditandai dengan masih belum tertanganinya secara tuntas tentang
konflik yang terjadi, baik konflik vertikal maupun horizontal disamping
masih maraknya aksi demonstrasi sebagai salah satu bentuk tuntutan
yang dilakukan tidak pada tempatnya yang menyebabkan stabilitas social
budaya menjadi terganggu. Tergerusnya aspek sosial budaya sebagai
akibat globalisasi sangat dirasakan pada masyarakat yang berada
diperbatasan karena mereka berhadapan langsung dengan situasi
negara lain. Kurangnya sarana pendidikan sebagai akibat pembangunan
gedung sekolah yang hanya ada dikota/kabupaten serta pelayanan di
bidang kesehatan yang dirasakan masih jauh dari memadai
mengakibatkan sebagian masyarakat masih mengandalkan tata cara
pengobatan tradisional. Perkembangan sosial budaya setelah era
reformasi yang dipelopori oleh media melalui iklan atau tayangan di
televisi telah menyebabkan materialisme menjadi sesuatu yang ngtrend.
Akibatnya munculah budaya instant yang lebih memilih jalan pintas
dalam mencapai tujuan. Oleh karenanya diperlukan kewaspadaan
Nasional dari setiap warga bangsa agar budaya bangsa yang menjadi
kebanggaan bangsa tidak luntur karena tergerus globalisasi karena jika
hal ini dibiarkan akan berpotensi terhadap memperlemah ketahanan
sosial budaya yang pada akhirnya akan mempengaruhi kokohnya
Ketahanan Nasional bangsa.

