Page 3 - Perpustakaan Lemhannas RI
P. 3

7

         f Bab V I: Konsepsi Optimalisasi Pengelolaan SKA.
                   Bab ini menguraikan tentang kebijakan yang akan diambil, perumusan

         strategi yang akan digunakan untuk pemecahan persoalan, serta beberapa
         upaya yang harus dilakukan agar pengelolaan SKA semakin optimal dan
         mencapai sasaran yang ditetapkan,
         g. Bab V II: Penutup.

                  Bab ini berisikan kesimpulan dari uraian penulisan dan beberapa saran
        yang diajukan untuk dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan bagi
        pengambil kebijakan.
4. Metode dan Pendekatan.

a. Metode. Metode yang digunakan dalam penulisan Kertas Karya

Perorangan ini menggunakan metode kualitatif, yaitu deskriptif analisis.

Proses pencarian, pengumpulan dan penelitian data dilakukan dengan

mengunakan teknik studi kepustakaan, yaitu dengan mengumpulkan dan

menganalisa berbagai tulisan akademis berupa arsip, artikel ilmiah baik on-line

maupun off-line dan buku-buku yang menjelaskan tentang pendapat, teori,

dalil-dalil, hukum dan lain-lain yang berhubungan dengan permasalahan.

b. Pendekatan.  Pendekatan yang digunakan untuk menganalisis

data dilakukan secara komprehensif integral melalui perspektif Ketahanan

Nasional, yakni dengan meliputi berbagai gatra yang dapat dirujuk untuk

mengoptimalkan pengelolaan SKA, berdasarkan konsepsi Astagatra dan

kondisi dinamis bangsa guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam

rangka memperkokoh Ketahanan Nasional.

5. Pengertian.

a. Optimalisasi. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (Depdikbud,

1995: 628), optimalisasi berasal dari kata optimal yang berarti terbaik,

tertinggi. Jadi optimalisasi adalah suatu proses meninggikan atau

meningkatkan. Optimalisasi juga dapat dipahami sebagai upaya untuk

memaksimalkan dengan keterbatasan-keterbatasan yang ada. Jika dikaitkan

dengan optimalisasi pengelolaan sumber kekayaan alam adalah suatu proses

untuk meningkatkan pengelolaan sumber kekayaan alam yang ada saat ini

sehingga meninggi dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Optimalisasi menurut Singiresu S. Rao, John Wiley dan Sons (2009) adalah
   1   2   3   4   5   6   7   8