Page 13 - Perpustakaan Lemhannas RI
P. 13
27
Menurut pandangan Mochtar Kusumaatmadja tujuan pokok
dan pertama dan hukum adalah ketertiban. Kebutuhan akan
ketertiban ini syarat pokok (fundamental) bagi adanya m asyarakat
manusta yang terartur. Di samping ketertiban, tujuan lain dan
hukum adalah tercapainya keadilan yang berbeda-beda isi dan
ukurannya menurut masyarakat dan zam annya.39
Purnadi Purbacaraka dan Soerjono Soekanto berpendapat
bahwa tujuan hukum adalah kedamaian hidup antar pribadi yang
meliputi ketertiban ekstem antar pribadi dan ketenangan intern
pribadi.40
lO .TInjauan Pustaka
Berdasarkan hasil penelitian Diani Sediawati dan Direktorat
Hukum dan Hak Asasi Manusia, Badan Pembangunan Nasional
(Bappenas)41 yang menganalisis tentang Eksistensi Pengadilan Niaga
dan Porkembangannya Dalam Era Globalisasi menyimpulkan, bahwa
kehadiran Pengadilan Niaga sangat diperiukan untuk menyelesaikan
sengketa sengketa niaga secara cepat. Namun demikian, belakangan
ini eksistensi pengadilan niaga disorot kuat, antara lain karena terjadi
penurunan jumlah perkara yang masuk. Fenom ena ini jelas
mencem askan, mengingat pengadilan niaga juga drtujukan untuk
m enyelesaikan masalah di bidang pem iagaan lainnya. Ini berarti bahwa
sejak awal pengadilan niaga dirancang untuk diperluas
kompetensinya42. Senada dengan pandangan tersebut, Ricardo
Simanjuntak dalam tulisannya yang berjudul Aspek Hukum Penguatan
dan Pengembangan Pengadilan Niaga berpendapat, bahwa eksistensi
m Mucbtar Kuaumaatmadja. Fungtt dan Parkambangan Hukum dalam Pambangunan National, It,
Bmaapta. Bandung, him 2
** Pumedi Purbacaraka dan Soer)ono Soekanto. Parthal Kaadah Hukum, 1978. Alumni. Bandung,
him 87.
41 dtamftbawana* atud O p C**
** Paaal 280 ayat (?) UUK menyatakan bahwa *Saiam mamartkaa dan mamutuskan parmohonan
pamyataan paMl dan panundaan kewajfcan pambayaran utang. maka Pangadilan Niaga barwanang pula
mamartkaa dan mamutuakan parkara lain di bidang pamiagaan yang panatapannya diiakukan dengan
Kaputuaan Praaidan Samantara Ru katanhian Paaal 300 ayal (1) UUK dan PKPU mangatur bahwa pangadian
aabagalmana dlmakaud dalam undang-undang Ini. aalain mamartkaa dan mamutua parmohonan pamyataan paW
dan panundaan kawajlban pambayaran utang. barwanang puta mamarfcaa dan mamutua parkara lain di bidang
pamiagaan yang panatapannya diiakukan dengan undang-undang.