Page 5 - Perpustakaan Lemhannas RI
P. 5

21

           UU ini disebutkan bahwa advocat merupakan salah satu pilar
           penegak hukum, sebagaiman disebutkan dalam Pasal 5: 1) Advokat
          berstatus sebagai penegak hukum, bebas dan mandiri yang dijamin
          oleh hukum dan peraturan perundang-undangan. 2) Wilayah kerja
          Advokat meliputi seluruh wilayah negara Republik Indonesia.

          i. Peraturan Presiden No. 05 Tahun 2010 tentang RPJM
          (Rencana Pembangunan Jangka Menengah) 2010-2014 sebagai
          Landasan Operasional.

                        Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN)
            2 0 10-2 014 menegaskan bahwaq dalam penataan sistem yang demokratis
           juga harus disertai tegaknya "rule o f la w " Oleh karena itu, agenda
            penegakan hukum masih merupakan agenda yang penting dalam periode
            20 10-2 014 . Wujud dari penegakan hukum adalah munculnya kepastian
            hukum bagi seluruh rakyat Indonesia. Kepastian hukum akan memberikan
            rasa am an, rasa adil dan kepastian berusaha bagi masyarakat. Karenanya
            penegakan hukum akan m em bawa dampak yang positif bagi perbaikan
            iklim investasi yang pada gilirannya akan memberi dampak positif bagi
            perekonomian Indonesia

9. Landasan teori

         a. Teori Sistem Hukum

                  Lawrence M. Friedman (1969:16) menyatakan: bahwa
         sebagai suatu sistem hukum dari sistem kemasyarakatan, maka
         hukum mencakup tiga komponen yaitu:

                  1. Legal Substance (substansi hukum); merupakan
                  aturan-aturan, norma-norma dan pola prilaku nyata manusia
                  yang berada dalam sistem itu termasuk produk yang
                  dihasilkan oleh orang yang berada di dalam sistem hukum itu,
                  mencakup keputusan yang mereka keluarkan atau aturan
                  baru yang mereka susun.
                  2. Legal Stmcture (struktur hukum); merupakan kerangka,
                  bagian yang tetap bertahan, bagian yang memberikan
                  semacam bentuk dan batasan terhadap keseluruhan instansi-
   1   2   3   4   5   6   7   8   9   10